Just an ordinary human blog
Dulu waktu saya masih kecil, di desa saya para orang tua sering mengatakan bahwa awal dimulainya musim hujan adalah bulan Nopember hingga deras-derasnya musim hujan pada bulan Januari. Bahkan mereka memberikan akronim untuk nama-nama bulan pada musim hujan itu sebagai desember adalah gede-gedene sumber, kemudian hujan sehari-hari untuk bulan Januari, dan akhirnya mak pril-pril untuk bulan April yang merupakan berakhirnya musim hujan menuju musim pancaroba / peralihan. Namun, untuk waktu sekarang ini istilah-istilah seperti itu sepertinya sudah tidak berlaku lagi. Mungkin karena dampak global warming yang mengubah tatanan dan siklus musim apalagi di kota pulau seperti Batam. Mungkin ditempat lain, di kota Anda misalnya, hal yang sama berlaku pula. Sepanjang tahun menjadi musim pancaroba.
Lantas apa dampaknya bagi kita yang secara langsung tanpa sadar kita rasakan? Daya tahan tubuh melemah sehingga dengan mudahnya virus seperti flu menyerang. Apalagi jika kondisi tubuh kita sering kecapaian karena terlalu “mbecak” –istilah kuli pabrik di Batam untuk situasi kerja yang terlalu keras– ditambah kurangnya asupan gizi yang diterima oleh tubuh.
Pada musim-musim pancaroba, biasanya suhu udara cenderung tidak stabil dan hempasan angin juga terasa lebih kencang. Bahkan orang tua saya sering menyebutnya sebagai angin jahat, karena memang efeknya bisa membuat kekebalan tubuh kita semakin melemah dan akhirnya terserang influenza.
Sebagaimana kata pepatah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, maka dari itu dalam posting ini akan saya sampaikan beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah serangan flu, sebagai berikut:
1. Jaga stamina dan kebugaran tubuh dengan banyak makan buah-buahan, gizi yang seimbang, istirahat yang teratur serta olah raga secukupnya.
2. Perbanyak minum air putih. Waktu kecil kita sering mendengar bahwa orang dewasa minimal harus minum delapan gelas air sehari dan ternyata banyak manfaatnya bagi tubuh kita.
3. Virus yang bertebaran akan mudah menempel di tangan. Oleh karenanya biasakan cuci tangan sebelum makan makanan apapun termasuk camilan, dan juga hindari mengorek atau mengusap lubang hidung ataupun mengucek mata tanpa cuci tangan terlebih dulu.
4. Tentu saja hindari kontak langsung dengan orang yang sudah terkena flu, meskipun dia adlah orang terdekat kita.
Saya sudah terlanjur terkena flu, bagaimana mengobatinya? Menurut para pekerja bidang kesehatan, pada dasarnya flu akan sembuh sendiri jika kita cukup istirahat dan makan dengan gizi yang yang seimbang. Ada yang ngasih tips untuk makan atau mengkonsumsi kuah berkaldu (ayam/sapi) yang masih agak panas, karena bisa menghangatkan badan.
Jadi jangan buru-buru minum obat, karena semua obat kimia itu mengandung racun. Kecuali terpaksa, karena sudah gak tahan lagi pengin ngeblog ![]()
|
|
|
Tigis
November 27th, 2008 at 8:15 pm
wah kebetulan, gue baru aja makan soto kwali di seberang kost. Ga gitu enak sih, tp lumayan lah angetnya. Tp minumnya tetep aja teh obeng. Minuman kebangsaan gue
btw, lama2x trepik elo bener2x mengagumkan Jab. Gut Jop
willyanti
November 28th, 2008 at 12:09 pm
wah, baru pertama berkunjung di blog ini. Rasanya wawasan jadi bertambah (walo dikit =p)
g suka kalo baca yang berhub tentang kesehatan. rasanya orang zaman sekarang banyak yang gak peduli kesehatan. (hahhahahah….)
Oya, kunjungi link g ya. http://kuesionerblogging.site.net/
Tar tolong diisi ya. Jangan cuma diliat donk.
Thanx in adv.
Keep blogging!!!