Apa yang terbersit di benak Anda saat melihat foto diatas? Foto ini aku ambil di sebuah daerah di sekitar Tembesi Pulau Batam. Seperti halnya budaya melayu saat lebaran yaitu saling berkunjung diantara kerabat, saya pun lebaran yang baru saja berlalu kemarin menyempatkan untuk berkunjung ke rumah salah satu kawan lama. Dia tinggal dekat bukit yang ada didalam foto itu. Dahulu hutan dan bukit di dekat perumahan kawan saya itu masih lebat dan kokoh berdiri. Namun kemarin itu saya begitu terkejut saat melihat bahwa hutan yang dulu lebat itu telah terpangkas dan bukitnya pun telah terkikis.

Alat berat masih standby di sana, dan tatkala pandangan kualihkan ke bukit yang lain, ternyata telah berdiri sebuah kompleks perumahan baru disana.Wah.. gimana ini? Kok bukit dan hutan dihabisin kayak gini?

Bukannya masih ada daerah lain di Batam yang tanahnya lebih landai. Kenapa justru hutan dan bukit yang disulap jadi kompleks perumahan.

Saya jadi teringat akan banjir yang beberapa tahun belakangan ini selalu mengunjungi Batam. Laju air dari hujan deras siapa yang akan menahan, jika hutan dan bukit telah banyak yang dikikis. Dulu saya pernah dengar akan adanya penghentian upaya cut and fill di Batam, tapi kok sekarang justru makin menjadi?
Lebih parah lagi aku juga teringat akan kasus hutan lindung yang diubah jadi pemukiman beberapa hari lalu. Kasus yang bahkan membuat temenku sampai salah insert gambar saat membuat sebuah posting di blognya. Jangan-jangan memang ada oknum yang meng-ACC proyek pemangkasan hutan dan bukit.
Arkh..
Pantas saja makin hari Batam makin panas. Efek pemanasan global begitu terasa. Bagaiimana tidak, hutan-hutan digunduli. Ohh.. tidaakkk…